Laman

Minggu, 10 Februari 2013

Kamu "Single" atau "Jomblo"



Tiap hari pasti kita sering denger kata “Single” dan “Jomblo”, ya dua kata ini mengartikan status kita saat ini. Gue selalu bingung sama orang yang seneng kalo dirinya dibilang “Jomblo”, kalo gue sangat tidak suka dipanggil demikian karna gue lebih seneng *walaupun gak juga sih* dibilang “Single”.

Ya “Single” dan “Jomblo” itu emang beda tipis maknanya tapi sangat berbeda jauh artinya, menurut gue “Single” itu prinsip “Jomblo” itu nasib.

Karna orang yang mengaku dirinya “Single” itu memiliki keteguhan diri untuk tidak berhubungan (atau berpacaran) karna suatu sebab, sedangkan “Jomblo” itu tidak memiliki pasangan karna *ehem*……. Nasib yang kurang beruntung.

Menurut Prof. Feisal Muhammad MM MsG MG (baca: Maha Ganteng) McD delivery service, bahwa angka “Jomblo” di Indonesia lebih banyak dari angka “Single”, kenapa. Karna para “Jomblo” (atau lebih sering juga disebut Fakir Asmara) suka BM (baca: banyak mau). Maksud dari banyak mau disini adalah maunya sama cewek/cowok cakep sedangkan tampang mereka…. Ah gak sanggup ngomongnya.

Ya “Jomblo” dengan tampang yang *ehem* gak seberapa ganteng/cantik, tapi mau punya pacar kaya Nabilah JKT48/Siwon SuJu. Jelas aja gak bakal dapet.

Jadi menurut hasil riset Prof. Feisal Muhammad MM MsG McD delivery service, sebaiknya para Fakir asmara disarankan untuk menurunkan harga pasaran mereka siapa tau aja bisa dapet pacar, seperti rumus ekonomi ‘jika kualitas barang rendah tapi harganya mahal, maka barang itu tidak akan laku. Dan sebaliknya jika barang kualitas rendah dijual dengan harga murah kemungkinan akan laku”.

Mungkin sekian dulu riset dari gue Prof. Feisal Muhammad MM MsG MG (baca: Maha Ganteng) McD delivery service, jika anda membutuhkan saran silahkan hubungi nomor ini 082121212121. Terima kasih sebelumnya.

Salam gaul.